Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

UTS Feature News

Gambar
Suasana   Pulau   Dewata  Di  Wonogiri , Wisata Kitagawa Pesona Bali Seperti Di pulau Dewata, di salah satu kampung yang berada di Kabupaten Wonogiri terdapat objek wisata Kitagawa Pesona Bali. Objek wisata ini berlokasi di Jalan Mbelik Gede, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Wisata yang dibuka pada pertengahan bulan Desember 2019 ini pertama kalinya masih belum ramai karena banyak orang yang belum mengetahui keberadaanya. Setelah Bapak Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengunjungi wisata ini pada bulan Februari 2020, kemudian mulai berangsur-angsur banyak masyarakat yang mengetahui wisata Kitagawa Pesona Bali ini. Wisata ini sempat ditutup karena penyebaran pandemic virus corona di Indonesia ini khususnya di Kabupaten Wonogiri, sehingga sementara waktu pemerintah menghimbau untuk menutup tempat wisata ini agar tidak adanya kerumunan warga. Pada Pertengahan bulan Oktober lalu wisata ini kembali dibuka lagi. Dengan menerapkan protocol kesehatan covid 19 pen...

Indepth Reportase (Topik Ketiga)

Gambar
  Perspektif Mahasiswa Terhadap Juru Parkir   Seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta bernama Novita Dwi Cahyani berumur 20th sering menjumpai juru parkir di wiilayah kampus UMS. Tak heran banyaknya toko dan rumah makan di sekitar UMS sehingga juru parkir sangat dibutuhkan oleh pengguna jasanya seperti mahasiswa. Sekitar 3 tahun Novita berkuliah di UMS, ketika nongkrong maupun membeli sesuatu di daerah kampus UMS ia merasa jasa yang sudah diberikan oleh juru parkir sangat baik.   Jika motornya dititipkan akan aman kemudian motor terparkir rapih tidak akan mengalami kerusakan, serta akses untuk masuk ke toko atau rumah makan tersebut tidak tertutup oleh motor-motor sehingga sangat memudahkan. “ Juru parkir di daerah UMS sudah memberikan pelayanan jasa yang baik kepada pengguna, contohnya saja tukang parkir juga mengatur akses masuk jalan ke toko atau rumah makan. Ketika toko atau rumah makan tidak ada juru parkir , motor-motor akan terparkir semb...

Indepth Reportase (Topik Kedua)

Gambar
  50 Ribu Perhari Untuk Menghidupi Anak dan Istrinya Juru Parkir , pekerjaan yang dipandang rendah oleh sebagian orang akan tetapi banyak orang tidak mengetahui bahwa sebagai juru parkir merupakan pekerjaan yang sangat mulia. Itu pekerjaan yang saat ini digeluti oleh Bapak Suyatman. Ayah dari dua orang anak ini sudah bekerja selama 10   tahun, ujar Suyatman (Kamis,15/10/2020). Suyatman bekerja selama 3 jam perharinya sebagai juru parkir di Jl. Garuda Mas, tepatnya didepan ATM depan kampus 2 UMS. Pekerjaan kecil yang sehari-hari dijalani dengan penuh rasa tanggung jawab yang besar tidak membuat Suyatman berkecil hati, dan ada sesuatu yang berbeda daripada juru parkir lainnnya saat memberikan pelayanan, setiap kali ada yang hendak parkir atau mengambil sepeda motor setelah selesai dari ATM, selalu disambutnya dengan senyum ramah. Setelah itu, Suyatman mengarahkan sepeda motor sesuai dengan arah yang hendak dituju. Lelaki berumur 55 tahun ini sehari-harinya berpenghasilan...

Indepth Reportase (Topik Utama)

Gambar
PENGELOLAAN PARKIR DEPAN KAMPUS 1 UMS Adanya warung makan, minimarket, dan tempat foto copy di depan Kampus 1 UMS menjadi faktor yang menyebabkan orang parkir di sepanjang jalan tersebut. Pengguna parkir sering merasa dirugikan. Mereka merasa bahwa kendaraan yang diparkir tidak dijaga oleh petugas atau juru parkir. Saat mereka datang tidak ada petugas parkir, sedangkan saat mereka akan meninggalkan tempat tersebut secara tiba-tiba muncullah petugas parkir. Jukir (juru parkir) seolah-olah mengarahkan kendaraan mereka lalu meminta uang parkir. Tidak semua jukir seperti itu. Masih banyak jukir yang tetap mentaati peraturan dari Pemkab. Mereka memarkir sesuai tempat yang sudah ditentukan dan menarik tarif parkir yang sesuai. Wahyono berumur 50 tahun, salah satu juru parkir Kabupaten Sukoharjo yang menjalankan tugasnya di depan Kampus 1 UMS mengatakan, sistem pengelolaan parkir ini dipegang oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo. Selain pembagian wilayah, tarif parkir hingga uang seto...

Tugas 1 Feature News

Gambar
Sego Berkat Godong Jati Di Desa Klenteng, Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah terdapat suatu kampung yang mayoritas warganya membuat sego berkat atau nasi berkat. Sego berkat itu sendiri biasanya dibungkus menggunakan daun dari pohon jati atau kalau orang desa menyebutnya godong jati. Permintaan sego berkat antara lain dari kota Solo dan Sukoharjo meningkat karena adanya larangan hajatan akibat pandemic covid 19 yang membuat orang kangen dengan kuliner tradisional satu ini. Nasi berkat awalnya merupakan sajian orang hajatan, orang Wonogiri biasanya menyebutnya “wong due gawe” yang dibawa pulang sebagai hantaran. Sego berkat merupakan nasi bungkus dengan beragam lauk pauk yang biasa disajikan saat hajatan masyarakat Jawa Tengah. Jika biasanya setelah pulang dari hajatan orang yang datang mendapatkan souvenir berupa pernak-pernik, kalau masyarakat Jawa Tengah menyediakan sego berkat ini sebagai souvenirnya. Sego berkat berisikan semur daging sapi, bihun, oseng-oseng ...

UAS

Gambar
Carut Marut Dunia Pendidikan Akibat Efek Pandemi Corona WONOGIRI.com – Sebagai tindak pencegahan penyebaran Covid 19, Universitas Muhammadiyah Surakarta dan SMK Muhammadyah 6 Tirtomoyo Wonogiri mengelurkan kebijakan mengubah kegiatan pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran secara daring dari bulan Maret 2020 sampai waktu yang belum bisa ditentukan. Dalam keadaan yang spontanitas, seluruh kampus dan sekolah di Indonesia diharuskan melaksanakan pembelajaran secara daring dari rumah. Banyak ketidaksiapan dan banyak kendala yang harus dihadapi dalam pembelajaran secara daring.  Berdasarkan keterangan dari salah satu mahasiswa Universitas Muhammdiyah Surakarta bernama Risma Anggun Permana jurusan Pendidikan Bahasa Inggris pada Selasa(14/7/2020), dia menuturkan “Di Fakultas saya, FKIP menurut saya mata kuliah yang paling terkena dampaknya adalah mata kuliah microteaching, karena seharusnya mata kuliah tersebut dilaksanakan di lab microteaching kampus karena ada corona ini...

Straight News

Gambar
Kesedihan Para Tenaga Medis Dihari Idul Fitri Idul Fitri tahun ini dirasa berbeda dibanding tahun sebelumnya. Tahun ini, momen hari kemenangan itu tidak dirayakan dengan saling berkunjung secara langsung untuk silaturahmi dengan sanak keluarga, saudara maupun sahabat. Ini berdasarkan imbauan pemerintah untuk menjalankan momen 'lebaran di rumah aja', karena pandemi Covid-19. Di saat orang-orang masih bisa bertemu keluarga, para tenaga medis justru harus menahan diri. Mereka menyadari salah satu pihak yang berisiko tinggi. Tak hanya itu, ada pula di antara mereka yang merayakan hari kemenangan dengan tetap bekerja merawat pasien. Seperti diceritakan Vini, Senin (25/5/2020). Sebagai perawat di wilayah Serang, dia harus tetap bertugas dan siap sedia melayani masyarakat yang ingin berobat di RSUD Kota Serang, terlebih di saat pandemi saat ini tenaga medis harus siap siaga di rumah sakit. "Momentum lebaran di tengah pandemi saat ini kami selalu bertugas tidak adanya cuti bersa...

Straight News

Gambar
Maling Tertangkap, Setelah Gagal Mencuri WONOGIRI -Masyarakat Dusun Brangkal Desa Sendang Mulyo Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri berhasil menangkap seorang maling yang berusaha membobol dua rumah warga dengan aksinya mematikan meteran listrik, Jumat (1/5/2020) pukul 01.00 WIB. Berdasarkan keterangan saksi mata warga Dusun Brangkal Desa Sendang Mulyo Kecamatan Tirtomoyo Wonogiri, pada Kamis (30/4/2020) pada pukul 15.00 WIB mengetahui adanya tiga orang yang mencurigakan. Awalnya warga mencurigai tiga orang tersebut adalah orang gila karena mondar-mandir dan berpakaian lusuh. Pada malam harinya, Jumat (1/5/2020) pukul 01.00 ada kejadian bahwa dua rumah warga mengalami mati listrik padahal listrik dirumah warga yang lainnya tetap menyala dan ada orang yang berusaha masuk kedalam rumahnya. Beruntung ada warga yang lewat dan menggagalkan aksi tersebut, pelaku kemudian lari. Dicurigai orang itu sengaja mematikan meteran listrik tersebut dan ingin membobol isi rumah. Setelah warga me...

Straight News

Gambar
Pemudik Meningkat, Pemerintah Wonogiri Antisipasi Penyebaran Corona WONOGIRI - Di Tanah Air, Virus Covid 19 yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China tersebut sudah menewaskan 221 orang. Sementara itu, 204 orang lainnya dinyatakan telah negatif virus corona atau pulih. Wilayah penyebaran virus tertinggi tercatat masih terjadi di DKI Jakarta, disusul oleh Jawa Barat dan Jawa Timur.  Di tengah masa tanggap darurat corona ini, ribuan perantau Wonogiri di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) justru memilih mudik lebih cepat. Biasanya, penumpang bus asal Jabodetabek yang masuk Wonogiri sekitar 1.400- an orang, namun sejak 19 Maret 2020 jumlahnya melonjak menjadi di kisaran 2.000-an penumpang per hari.  Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri, Agus Hasto Purwanto, mengatakan biasanya kedatangan bus AKAP hanya 90-95 bus setiap hari. Namun sejak masa darurat corona, jumlahnya melonjak mencapai 118-131 bus yang rata-ra...

Resensi Film Jurnalistik

Gambar
Jurnalistik dalam Film ( Resensi Film Republik Twitter ) Pertama melihat poster film ini, saya kira ceritanya tidak jauh-jauh dari kisah cinta anak muda yang galau-galauan. Sehingga saya enggan menontonnya. Tapi ternyata setelah menonton film ini, penilaian saya berubah ,film ini cukup bagus, menghibur, cerdas, dan berbobot. Saya katakan demikian karena film ini mengangkat tema yang agak berat,yaitu jurnalistik dan politik, tapi dengan dibalut dengan alur cerita yang renyah dan dibumbui dengan perjuangan cinta yang romantis menjadikan film ini enak ditonton. Pemeran-pemeran dalam film ini cukup bagus dalam membangun cerita. Chemistry antara pameran utamanya yaitu Laura Basuki dengan Abimana Aryasatya pun cukup terbangun. Pameran lain pun diberikan porsi yang cukup sehingga berhasil menggambarkan karakter meraka masing-masingnya. Misalnya Ben kasyfani yang berperan sebagai sahabat yang solutif dan setia, Edi Oglek yang memerankan dengan apik seorang bos yang galak tapi bijak dan baik ...

Nyai Siti Walidah Memasakkan Sup dari Rumahnya bagi Para Tentara Indonesia

Gambar
Siti Walidah atau biasa dikenal dengan sebutan Nyai Ahmad Dahlan lahir di Kauman, Yogyakarta, 3 Januari 1872 dan meninggal di Kauman, Yogyakarta, 31 Mei 1946 pada umur 74 tahun. Beliau merupakan tokoh penggerak perempuan, istri dari tokoh pendiri organisasi Muhammadiya yaitu Ahmad Dahlan. Sebagai tokoh emansipasi perempuan, Siti Walidah mendirikan organisasi Sopo Tresno pada tahun 1914. Beliau dan suaminya bergantian untuk memimpin organisasi tersebut. Dalam kegiatan kelompok tersebut beliau mengajarkan membaca Al - Quran serta berdiskusi tentang makna yang ada didalam Al -Quran. Dimulai dari ayat - ayat Al - Quran yang membahas isu - isu perempuan. Seiring berjalannya waktu pada saat peresmian organisasi Sopo Tresno, ternyata nama tersebut ditolak. Kemudian Siti Walidah memutuskan untuk mengganti nama Sopo Tresno menjadi Asyiyah yang diambil dari nama istri Nabi Muhammad SAW yakni Aisyah. Asyiyah diresmikan pada  tanggal 22 April 1917, yang diketuai oleh Nyai Ahmad...