Tugas 1 Feature News
Sego Berkat Godong Jati
Permintaan sego berkat antara lain dari kota Solo dan Sukoharjo
meningkat karena adanya larangan hajatan akibat pandemic covid 19 yang membuat
orang kangen dengan kuliner tradisional satu ini. Nasi berkat awalnya merupakan
sajian orang hajatan, orang Wonogiri biasanya menyebutnya “wong due gawe” yang
dibawa pulang sebagai hantaran.
Sego berkat merupakan nasi bungkus dengan beragam lauk pauk yang biasa disajikan saat hajatan masyarakat Jawa Tengah. Jika biasanya setelah pulang dari hajatan orang yang datang mendapatkan souvenir berupa pernak-pernik, kalau masyarakat Jawa Tengah menyediakan sego berkat ini sebagai souvenirnya. Sego berkat berisikan semur daging sapi, bihun, oseng-oseng Lombok ijo, cambah dan biasanya juga ada srundeng kemudian dibungkus dengan godong jati yang masih muda.
Salah satu penjual sego berkat yaitu Jumiati, perempuan berusia
32 tahun ini menjual nasi berkat seharga Rp. 8.000,00 perbungkusnya.
“Dulu awal-awalnya itu baru bikin itu kalau tidak salah Cuma 10
biji, awalnya…terus hari kedua masuk bulan puasa terus makin banyak gitu, del…del..dell
gitu, nyampe seratus seratus dua puluh sampek seratus lima puluh juga” ujar
Jumiati pada Senin (27/07/2020).
Selain untuk dikonsumsi sendiri ada pula warga yang membeli nasi
berkat untuk dijual lagi, menurut Agus Widanarko sebagai pelanggan sego berkat
godong jati mengungkapkan Godong jati itu aroma tersendiri yang membuat nasi
yang tetap anget dan tidak basi.
Asal Usul Sego Berkat
Sego berkat yang bahasa Indonesianya adalah nasi berkat
sebenarnya bukan makanan baru. Banyak orang mengetahui sego berkat dikemas
menggunakan wadah kardus atau besek. Biasanya disajikan saat hajatan atau acara
selamatan.
Namun sego berkat ini aslinya datang dari tanah Jawa, tepatnya
di daerah Pacitan dan Wonogiri. Bukan menggunakan wadah kardus atau besek, sego
berkat ini aslinya dibungkus daun jati. Apalagi di daerah asalnya daun jati
mudah sekali ditemui, bahkan banyak terdapat di sekitaran rumah warga.
Tak hanya dijadikan untuk sajian hajatan, sego berkat juga banyak dijual di kios-kios kecil. Biasanya dijual sebagai menu sarapan. Harga yang ditawarkan para penjual terbilang murah.
Disajikan Untuk
Hajatan
Setiap orang akan menerima satu bungkus sego berkat yang
dibungkus godhong jati (daun jati). Walaupun tampilannya sederhana, namun sego
berkat bisa dikatakan sebagai ungkapan terima kasih dari tuan rumah untuk para
tamunya.
Tak hanya acara pernikahan saja, untuk khitanan juga biasanya
disajikan. Masyarakat Jawa juga biasanya menyediakan sego berkat tersebut untuk
acara selamatan yang mengumpulkan orang banyak.


Komentar
Posting Komentar