Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2020

UTS Feature News

Gambar
Suasana   Pulau   Dewata  Di  Wonogiri , Wisata Kitagawa Pesona Bali Seperti Di pulau Dewata, di salah satu kampung yang berada di Kabupaten Wonogiri terdapat objek wisata Kitagawa Pesona Bali. Objek wisata ini berlokasi di Jalan Mbelik Gede, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Wisata yang dibuka pada pertengahan bulan Desember 2019 ini pertama kalinya masih belum ramai karena banyak orang yang belum mengetahui keberadaanya. Setelah Bapak Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengunjungi wisata ini pada bulan Februari 2020, kemudian mulai berangsur-angsur banyak masyarakat yang mengetahui wisata Kitagawa Pesona Bali ini. Wisata ini sempat ditutup karena penyebaran pandemic virus corona di Indonesia ini khususnya di Kabupaten Wonogiri, sehingga sementara waktu pemerintah menghimbau untuk menutup tempat wisata ini agar tidak adanya kerumunan warga. Pada Pertengahan bulan Oktober lalu wisata ini kembali dibuka lagi. Dengan menerapkan protocol kesehatan covid 19 pen...

Indepth Reportase (Topik Ketiga)

Gambar
  Perspektif Mahasiswa Terhadap Juru Parkir   Seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta bernama Novita Dwi Cahyani berumur 20th sering menjumpai juru parkir di wiilayah kampus UMS. Tak heran banyaknya toko dan rumah makan di sekitar UMS sehingga juru parkir sangat dibutuhkan oleh pengguna jasanya seperti mahasiswa. Sekitar 3 tahun Novita berkuliah di UMS, ketika nongkrong maupun membeli sesuatu di daerah kampus UMS ia merasa jasa yang sudah diberikan oleh juru parkir sangat baik.   Jika motornya dititipkan akan aman kemudian motor terparkir rapih tidak akan mengalami kerusakan, serta akses untuk masuk ke toko atau rumah makan tersebut tidak tertutup oleh motor-motor sehingga sangat memudahkan. “ Juru parkir di daerah UMS sudah memberikan pelayanan jasa yang baik kepada pengguna, contohnya saja tukang parkir juga mengatur akses masuk jalan ke toko atau rumah makan. Ketika toko atau rumah makan tidak ada juru parkir , motor-motor akan terparkir semb...

Indepth Reportase (Topik Kedua)

Gambar
  50 Ribu Perhari Untuk Menghidupi Anak dan Istrinya Juru Parkir , pekerjaan yang dipandang rendah oleh sebagian orang akan tetapi banyak orang tidak mengetahui bahwa sebagai juru parkir merupakan pekerjaan yang sangat mulia. Itu pekerjaan yang saat ini digeluti oleh Bapak Suyatman. Ayah dari dua orang anak ini sudah bekerja selama 10   tahun, ujar Suyatman (Kamis,15/10/2020). Suyatman bekerja selama 3 jam perharinya sebagai juru parkir di Jl. Garuda Mas, tepatnya didepan ATM depan kampus 2 UMS. Pekerjaan kecil yang sehari-hari dijalani dengan penuh rasa tanggung jawab yang besar tidak membuat Suyatman berkecil hati, dan ada sesuatu yang berbeda daripada juru parkir lainnnya saat memberikan pelayanan, setiap kali ada yang hendak parkir atau mengambil sepeda motor setelah selesai dari ATM, selalu disambutnya dengan senyum ramah. Setelah itu, Suyatman mengarahkan sepeda motor sesuai dengan arah yang hendak dituju. Lelaki berumur 55 tahun ini sehari-harinya berpenghasilan...

Indepth Reportase (Topik Utama)

Gambar
PENGELOLAAN PARKIR DEPAN KAMPUS 1 UMS Adanya warung makan, minimarket, dan tempat foto copy di depan Kampus 1 UMS menjadi faktor yang menyebabkan orang parkir di sepanjang jalan tersebut. Pengguna parkir sering merasa dirugikan. Mereka merasa bahwa kendaraan yang diparkir tidak dijaga oleh petugas atau juru parkir. Saat mereka datang tidak ada petugas parkir, sedangkan saat mereka akan meninggalkan tempat tersebut secara tiba-tiba muncullah petugas parkir. Jukir (juru parkir) seolah-olah mengarahkan kendaraan mereka lalu meminta uang parkir. Tidak semua jukir seperti itu. Masih banyak jukir yang tetap mentaati peraturan dari Pemkab. Mereka memarkir sesuai tempat yang sudah ditentukan dan menarik tarif parkir yang sesuai. Wahyono berumur 50 tahun, salah satu juru parkir Kabupaten Sukoharjo yang menjalankan tugasnya di depan Kampus 1 UMS mengatakan, sistem pengelolaan parkir ini dipegang oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo. Selain pembagian wilayah, tarif parkir hingga uang seto...

Tugas 1 Feature News

Gambar
Sego Berkat Godong Jati Di Desa Klenteng, Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah terdapat suatu kampung yang mayoritas warganya membuat sego berkat atau nasi berkat. Sego berkat itu sendiri biasanya dibungkus menggunakan daun dari pohon jati atau kalau orang desa menyebutnya godong jati. Permintaan sego berkat antara lain dari kota Solo dan Sukoharjo meningkat karena adanya larangan hajatan akibat pandemic covid 19 yang membuat orang kangen dengan kuliner tradisional satu ini. Nasi berkat awalnya merupakan sajian orang hajatan, orang Wonogiri biasanya menyebutnya “wong due gawe” yang dibawa pulang sebagai hantaran. Sego berkat merupakan nasi bungkus dengan beragam lauk pauk yang biasa disajikan saat hajatan masyarakat Jawa Tengah. Jika biasanya setelah pulang dari hajatan orang yang datang mendapatkan souvenir berupa pernak-pernik, kalau masyarakat Jawa Tengah menyediakan sego berkat ini sebagai souvenirnya. Sego berkat berisikan semur daging sapi, bihun, oseng-oseng ...